Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika interaksi guru dan siswa serta mengidentifikasi komponen pembelajaran menyenangkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan model Joyfully Full di kelas IV SD Muhammadiyah 1 Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik reflektif untuk mengidentifikasi pola interaksi, respons siswa, serta strategi pedagogis guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menyenangkan terbentuk melalui beberapa komponen utama, yaitu interaksi dialogis guru–siswa, rasa aman psikologis, penggunaan media visual dan permainan bahasa, aktivitas kolaboratif antarsiswa, serta penguatan positif dan ice breaking sebagai pengelola emosi belajar. Komponen-komponen tersebut menciptakan dinamika pembelajaran yang partisipatif, bermakna, dan mendukung keterlibatan kognitif, afektif, dan sosial siswa secara seimbang. Guru berperan sebagai fasilitator yang menyediakan scaffolding melalui pertanyaan terbuka, apresiasi, dan dukungan bertahap, sementara siswa aktif membangun pemahaman melalui diskusi dan kerja kelompok. Secara keseluruhan, model Joyfully Full terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran Bahasa Indonesia yang menyenangkan sekaligus bermakna sesuai dengan karakteristik perkembangan siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026