Kemampuan menyimak merupakan keterampilan penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini, namun masih banyak anak usia 5-6 tahun yang mengalami hambatan. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menyimak melalui media Spotify yang menyediakan cerita audio dengan suara jernih, intonasi ekspresif, dan efek suara menarik. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksiĀ dengan subjek penelitian sebanyak 15 anak usia 5-6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, tes lisan/unjuk kerja, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan model Miles & Huberman (reduksi data, penyajian, dan kesimpulan kesimpulan) serta secara kuantitatif melalui perbandingan proporsi hasil tiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan menyimak anak dari 26,66% pada pratindakan menjadi 46,66% pada siklus I, dan mencapai 80% pada siklus II. Dengan demikian, Spotify terbukti efektif sebagai media pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan untuk mendukung perkembangan bahasa anak usia dini, khususnya dalam aspek menyimak.
Copyrights © 2026