Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja pegawai dalam menunjang keberhasilan organisasi, khususnya dalam lembaga pelayanan seperti CU Harapan Kita. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti kurang optimalnya kemampuan pegawai dalam mengelola emosi ketika menghadapi tekanan kerja serta belum efektifnya pengelolaan waktu yang berdampak pada keterlambatan penyelesaian tugas dan penurunan produktivitas. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara tuntutan kinerja dan kemampuan individu dalam mengelola aspek emosional dan waktu kerja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kecerdasan emosional dan manajemen waktu terhadap kinerja pegawai di CU Harapan Kita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima orang pegawai sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berperan dalam membantu pegawai mengendalikan emosi, menjaga hubungan kerja, serta menghadapi tekanan kerja secara profesional. Sementara itu, manajemen waktu membantu pegawai dalam mengatur prioritas, meningkatkan kedisiplinan, serta menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu dan efisien. Selain itu, kedua aspek tersebut saling berkaitan dalam mendukung kinerja pegawai, di mana kemampuan mengelola emosi turut mempengaruhi efektivitas pengelolaan waktu. Dengan demikian, kecerdasan emosional dan manajemen waktu menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai secara optimal.
Copyrights © 2026