Perkembangan pasar halal global membuka peluang besar bagi UMKM halal di Indonesia untuk menembus pasar ekspor. Namun, UMKM di daerah, termasuk Kota Bantaeng, Sulawesi Selatan, masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses pasar internasional, infrastruktur logistik, dan rendahnya kepercayaan konsumen global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh platform e-commerce berlabel halal, logistik cold-chain, dan kepercayaan konsumen terhadap ekspor produk halal UMKM di Kota Bantaeng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode survei terhadap UMKM produk halal yang berorientasi ekspor. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform e-commerce berlabel halal, logistik cold-chain, dan kepercayaan konsumen secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor produk halal UMKM. Kepercayaan konsumen terbukti menjadi variabel yang paling dominan dalam mendorong kinerja ekspor. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi digitalisasi halal, sistem logistik cold-chain, dan penguatan kepercayaan berbasis prinsip syariah dalam membangun daya saing ekspor UMKM daerah. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan literatur ekonomi dan bisnis syariah serta implikasi praktis bagi pengambil kebijakan dan pelaku UMKM dalam penguatan ekosistem ekspor halal yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025