Eco-anxiety merupakan respons emosional berupa kekhawatiran kronis terhadap perubahan iklim yang semakin menonjol pada remaja, khususnya Generasi Z (Gen Z). Sebagai generasi yang tumbuh di era digital dan krisis lingkungan global, Gen Z memiliki paparan informasi iklim yang intens melalui media sosial, sehingga meningkatkan kesadaran sekaligus kerentanan psikologis. Studi lintas negara oleh Caroline Hickman menunjukkan bahwa mayoritas remaja dan dewasa muda melaporkan kekhawatiran tinggi terhadap krisis iklim serta dampaknya terhadap masa depan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan menelaah artikel ilmiah terbaru terkait eco-anxiety pada populasi Gen Z. Hasil kajian menunjukkan bahwa eco-anxiety dapat memunculkan distress psikologis, seperti gangguan tidur dan kecemasan berlebih, namun juga berpotensi mendorong perilaku pro-lingkungan dan aktivisme apabila didukung coping adaptif dan dukungan sosial. Pendekatan promotif-preventif diperlukan untuk menjaga kesehatan mental Gen Z di tengah krisis iklim global.
Copyrights © 2026