Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa bisnis keluarga merupakan pilar utama perekonomian Indonesia dan umumnya berakar pada nilai-nilai etika yang bersumber dari keyakinan pendiri serta budaya keluarga. Namun, proses alih generasi, dinamika persaingan pasar, dan orientasi pada capaian finansial jangka pendek kerap berpotensi melemahkan dasar etika tersebut apabila tidak ditopang oleh sistem tata kelola perusahaan yang solid. Tujuan penelitian ini adalah menelaah peranan good corporate governance (GCG) dalam menjaga nilai etika dan keberlanjutan bisnis keluarga di Indonesia. Pendekatan kualitatif digunakan dengan desain studi kasus ganda terhadap tiga perusahaan keluarga. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observas. Temuan menunjukkan bahwa penerapan GCG yang disesuaikan dengan konteks budaya keluarga melalui pembentukan family council, penetapan aturan suksesi yang transparan, dan penyusunan kode etik tertulis efektif dalam menginstitusionalisasikan nilai-nilai utama keluarga seperti kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial ke dalam sistem organisasi formal. Integrasi tersebut tidak hanya meminimalkan konflik internal dan meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, tetapi juga memperkuat keberlanjutan jangka panjang baik secara ekonomi, sosial, maupun moral. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa GCG dalam bisnis keluarga perlu dipahami bukan sekadar sebagai instrumen kepatuhan, melainkan sebagai kerangka ethical governance yang mengharmonisasikan profesionalisme dengan pelestarian nilai-nilai bisnis keluarga.
Copyrights © 2026