Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kinerja pegawai dalam mendukung keberhasilan organisasi publik, khususnya pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal. Hasil observasi awal menunjukkan masih adanya permasalahan lingkungan kerja seperti penataan ruang, kebisingan layanan publik, dan keterbatasan fasilitas, serta penurunan motivasi kerja pegawai yang berpotensi memengaruhi kinerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4. Data diperoleh melalui kuesioner terhadap pegawai dengan pengukuran skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefisien jalur sebesar 0,653 dan effect size besar, sedangkan motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien jalur sebesar 0,209 dan effect size kecil–sedang. Nilai koefisien determinasi (R-square) sebesar 0,611 menunjukkan bahwa 61,1% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa perbaikan lingkungan kerja yang didukung penguatan motivasi kerja merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kinerja pegawai pada instansi publik.
Copyrights © 2026