Kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kapabilitas pengelolaan lembaga pendidikan. Dalam konteks dinamika pendidikan abad ke-21, administrasi dan manajemen yang efektif tidak lagi sekedar fungsi rutin, melainkan menjadi penggerak utama peningkatan kompetensi secara berkelanjutan. Artikel ini bertujuan menganalisis peran strategi administrasi dan manajemen dalam meningkatkan kompetensi pengelolaan lembaga pendidikan, baik di tingkat mikro (sekolah/madrasah) maupun makro (dinas/kanwil). Melalui observasi sistematis terhadap 10 jurnal ilmiah selektif, artikel ini mengidentifikasi dimensi-dimensi kunci administrasi dan manajemen yang berpengaruh signifikan, seperti strategi perencanaan, kepemimpinan transformasional, pengelolaan sumber daya, supervisi akademik, dan sistem evaluasi berbasis data. Temuan menunjukkan bahwa integrasi prinsip-prinsip manajemen berbasis sekolah (MBS) dengan pendekatan manajemen pengetahuan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran organisasi yang mendorong peningkatan kompetensi secara kolektif. Artikel ini menyimpulkan bahwa paradigma transformasi dari administrasi konvensional ke strategi manajemen partisipatif merupakan prasyarat untuk membangun kompetensi pengelolaan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026