Jembatan menjadi sarana yang penting dan wajib untuk diperhatikan kondisinya. Jembatan yang dibiarkan begitu saja tanpa adanya penanganan dan pemeliharaan akan menyebabkan jembatan tidak lagi mencapai keamanan dan kenyamanan seperti yang dirancang sebelumnya. Desa Pendreh memiliki anak sungai yang menghalangi sistem jalan sehingga membutuhkan jembatan sebagai solusi dalam menyelesaikan akses jalan. Jembatan tersebut lama tidak dioperasikan serta dalam proses perancangan tidak memperhitungkan standar lalu lintas. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu memberikan penilaian serta penanganan yang tepat dengan menganalisis kebutuhan penggunaan jalan yang ada di Desa Pendreh yang sudah memenuhi spesifikasi untuk layak digunakan kembali. Penelitian ini menggunakan Pedoman Pemeriksaan Jembatan No. 01/P/BM/2022 dengan jenis pemeriksaan detail. Hasil penelitian menunjukkan jembatan dalam kondisi kritis dan memerlukan penanganan berupa pembangunan jembatan baru dengan pemilihan material komposit yang dianggap optimal dalam mengakomodasi jembatan dengan panjang bentang 17 m. Jembatan termasuk dalam kelas jalan III karena terletak pada pedesaan jalan lokal dengan lalu lintas harian ± 500 kendaraan sehingga jembatan dirancang dengan lebar 3,6 m dan diperkirakan mampu menahan beban truk dengan jenis Mitsubishi PS115 dengan berat kendaraan 85 kN.
Copyrights © 2026