Abstrak Penelitian tentang manajemen waktu dalam pendidikan tinggi telah berkembang cukup luas, tetapi kajian yang secara spesifik menelaah efektivitas pengelolaan waktu mahasantri dalam konteks pendidikan berbasis pesantren, khususnya dalam menyelaraskan tuntutan akademik dan hafalan Al-Qur’an, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas manajemen waktu mahasantri di Ma’had Aly Al-Mubarak dalam menyeimbangkan tugas akademik dan hafalan Al-Qur’an, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang melibatkan mahasantri, musyrif, dan pengelola Ma’had. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas manajemen waktu tampak pada kemampuan mahasantri dalam menetapkan prioritas, mengalokasikan waktu secara proporsional antara kegiatan akademik dan muroja’ah, serta menjaga kedisiplinan dalam pelaksanaan jadwal harian. Temuan ini juga menunjukkan adanya keterkaitan erat antara manajemen waktu dan pembelajaran yang diregulasi diri, terutama dalam aspek perencanaan, pengendalian diri, dan evaluasi belajar. Faktor pendukung utama meliputi lingkungan pesantren yang kondusif, pendampingan musyrif, dan motivasi intrinsik, sedangkan hambatan yang muncul mencakup kelelahan fisik, beban akademik, dan inkonsistensi dalam menjalankan jadwal. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan kajian manajemen waktu dan self-regulated learning dalam konteks pendidikan Islam, serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan pembinaan mahasantri yang lebih efektif. Kata Kunci: Manajemen Waktu; Self-Regulated Learning; Hafalan Al-Qur’an; Pendidikan Berbasis Pesantren; Disiplin. Abstract Research on time management in higher education has developed considerably; however, st udies specifically examining the effectiveness of time management among mahasantri in Islamic boarding school education, particularly in balancing academic demands and Qur’an memorization, remain limited. This study aims to analyze the effectiveness of time management among mahasantri at Ma’had Aly Al-Mubarak in balancing academic tasks and Qur’an memorization, while also identifying its supporting and inhibiting factors. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving mahasantri, musyrif, and Ma’had administrators. The findings reveal that effective time management is reflected in the ability of mahasantri to set priorities, allocate time proportionally between academic activities and muroja’ah, and maintain discipline in implementing daily schedules. The study also indicates a close relationship between time management and self-regulated learning, particularly in the aspects of planning, self-control, and learning evaluation. The main supporting factors include a conducive pesantren environment, guidance from musyrif, and intrinsic motivation, while the primary obstacles include physical fatigue, academic workload, and inconsistency in following schedules. This study contributes to the enrichment of time management and self-regulated learning literature in the context of Islamic education and offers practical implications for developing more effective mahasantri guidance programs. Keywords: Time Management; Self-Regulated Learning; Qur’an Memorization; Islamic Boarding School Education; Discipline
Copyrights © 2026