Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Undang-undang No. 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam oleh penerbit perguruan tinggi di Provinsi Riau, mengeksplorasi peran universitas dalam mendukung implementasinya, serta memahami aspek sanksi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap lima informan dari empat universitas serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan UU ini telah dilakukan namun belum optimal. Sebagian penerbit memahami kewajiban serah simpan, namun masih bergantung pada kebiasaan internal dan belum seluruhnya mengacu pada aturan formal. Penegakan sanksi juga belum berjalan sebagaimana mestinya, dengan pendekatan persuasif lebih sering diterapkan. Kesimpulannya, meskipun ada upaya dari pihak universitas, efektivitas implementasi UU ini masih menghadapi tantangan, terutama dalam aspek pemahaman regulasi dan pengawasan.
Copyrights © 2026