Penyebaran penyakit, baik yang bersifat menular maupun tidak menular, merupakan isu penting yang harus diidentifikasi secara tepat untuk mendukung upaya pencegahan dan pengendalian kesehatan masyarakat. Identifikasi pola sebaran penyakit menjadi krusial karena setiap penyakit memiliki karakteristik penyebaran yang berbeda, baik berdasarkan faktor lingkungan, demografi, maupun perilaku masyarakat. Penerapan K-Means Cluster Analysis merupakan metode yang digunakan untuk mengelompokkan data menjadi beberapa kelompok (cluster) berdasarkan kesamaan karakteristik. Selain itu, pendekatan Hierarchical Clustering diterapkan untuk memvisualisasikan hubungan antar data secara hierarkis, memungkinkan analisis yang lebih mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola penyebaran penyakit menggunakan pendekatan Clustering Hierarkis dan K-Means. Data dari 35 Puskesmas dianalisis berdasarkan jumlah pasien dan prevalensi penyakit, termasuk Tuberkulosis, Diabetes, Hipertensi, dan penyakit menular lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode memberikan wawasan yang saling melengkapi. K-Means efektif dalam membagi data menjadi cluster yang merata dan efisien, sementara Hierarchical Clustering memungkinkan identifikasi hubungan hierarkis dan distribusi granular antar Puskesmas
Copyrights © 2025