Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana manajemen program outdoor learning melalui kegiatan wall climbing berpengaruh terhadap perkembangan fisik-motorik dan kepercayaan diri anak usia 5–6 tahun di TK Al-Karomah Cerme Gresik. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) serta dilengkapi observasi lapangan terhadap 25 anak. Hasil observasi menunjukkan bahwa kegiatan wall climbing yang dikelola dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi yang baik mampu meningkatkan kekuatan otot, koordinasi motorik, keberanian, serta inisiatif anak. Manajemen outdoor learning yang efektif juga menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menantang sehingga anak lebih percaya diri dalam mencoba aktivitas baru. Hasil SLR mengonfirmasi temuan ini dengan menegaskan bahwa aktivitas fisik terstruktur dan berbasis tantangan memiliki implikasi positif terhadap perkembangan motorik dan keberanian anak. Dengan demikian, manajemen outdoor learning berbasis wall climbing direkomendasikan sebagai inovasi pengelolaan pembelajaran PAUD untuk mendukung perkembangan komprehensif anak.
Copyrights © 2026