Kebiasaan manusia yang merusak lingkungan semakin nyata, sehingga diperlukan edukasi sejak dini untuk menanamkan kesadaran ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis pengaruh media Kelsata terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia dini, dengan penekanan pada pengelolaan sampah dan pembelajaran matematika dasar. Metode penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE dengan subjek siswa TK PGRI 7 Wajak. Media divalidasi oleh ahli materi dan media, serta diuji melalui kuesioner skala penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelsata efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak, terutama dalam mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menghitung jenis-jenis sampah—yang diintegrasikan dengan konsep matematika sederhana seperti berhitung dan mengurutkan. Penggunaan Kelsata tidak hanya menumbuhkan kesadaran lingkungan, tetapi juga memperkenalkan kemampuan numerasi dasar secara kontekstual dan menyenangkan. Media ini diharapkan dapat digunakan secara luas dalam pembelajaran berbasis lingkungan di pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2025