Desain Kegiatan Laboratorium (DKL) yang digunakan sebagai pendoman siswa saat melakukan praktikum masih terdapat banyak sekali yang belum dapat menunjang konstruksi pengetahuan siswa dan sebatas menuntun siswa untuk melaksanakan verifikasi saja sehingga kegiatan praktikum kurang bermakna. Salah satunya pada DKL praktikum tulang. Oleh karena itu perlu dilakukannya analisis lebih lanjut terhadap LKPD yang saat ini sering digunakan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis DKL dan melakukan rekonstruksi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan satu DKL sampel yang diambil secara purposive sampling. Analisis dilakukan mengacu pada Diagram Vee. Hasil Penelitian menunjukkan DKL sampel berada pada kategori rendah sehingga perlu perbaikan di beberapa komponen DKL . Oleh karena itu dilakukan rekonstruksi mulai dari tujuan, alat bahan, langkah kerja, interpretasi data hingga pertanyaan, agar praktikum tulang tersebut mampu mengonstruksi pemahaman siswa dengan baik, mampu melatihkan kemampuan berpikir kritis serta menjadikan kegiatan praktikum lebih bermakna.
Copyrights © 2025