Revolusi Industri 4.0 menuntut adaptasi signifikan dalam sektor pendidikan vokasi, khususnya dalam penguasaan keterampilan digital. Namun, guru di SMKN 6 Medan dan SMKN 13 Medan menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan materi modern seperti berpikir komputasional, analisis data, dan literasi kecerdasan artifisial karena adanya persepsi bahwa kompetensi tersebut bersifat teknis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital dan kesiapan mengajar guru dalam menghadapi tantangan industri masa depan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang dikombinasikan dengan praktik langsung memanfaatkan perangkat lunak draw.io, bahasa pemrograman Python, dan platform kecerdasan artifisial generatif. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga sesi intensif yang mencakup pemaparan konsep, bedah studi kasus, dan evaluasi terukur melalui tes awal dan tes akhir. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan pada seluruh peserta. Rata-rata skor pemahaman analisis data melonjak dari 41,25 menjadi 80,00, literasi kecerdasan artifisial meningkat dari 85,60 menjadi 95,60, dan berpikir komputasional naik dari 54,63 menjadi 73,15. Kesimpulannya program pembekalan ini terbukti efektif menjembatani kesenjangan keterampilan teknis guru dan mengubah paradigma pengajaran menjadi lebih adaptif. Program ini direkomendasikan untuk berkelanjutan dengan melibatkan siswa guna menciptakan ekosistem pendidikan digital yang holistik.
Copyrights © 2026