Literasi keuangan pada remaja merupakan fondasi penting dalam membentuk perilaku finansial yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Meskipun tingkat literasi keuangan nasional menunjukkan tren peningkatan, kelompok usia pelajar masih memerlukan penguatan edukasi yang aplikatif dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman investasi dini pada siswa SMP Bunda Hati Kudus Jakarta Barat. Survei awal terhadap 150 siswa menunjukkan hanya 12% yang mencatat pengeluaran secara rutin dan 92% belum memahami konsep menabung jangka panjang. Intervensi dilakukan melalui pelatihan interaktif enam sesi berbasis praktik yang mencakup konsep uang, kebutuhan dan keinginan, penyusunan anggaran, pencatatan keuangan digital, serta pengenalan konsep bunga dan inflasi. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test (20 item) serta observasi perilaku selama dua minggu. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor literasi dari 42 menjadi 78 (kenaikan 36 poin; p < 0,05), peningkatan kebiasaan pencatatan menjadi 85%, serta peningkatan pemahaman menabung jangka panjang hingga 90%. Program ini efektif dalam membangun perilaku finansial positif berbasis experiential learning dan teknologi digital, serta berpotensi direplikasi pada jenjang pendidikan menengah pertama.
Copyrights © 2026