Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen modal kerja yang diukur dengan menggunakan variabel periode perputaran persediaan (ICP), periode perputaran piutang (RCP) dan periode perputaran hutang (PDP) terhadap profitabilitas (ROA). Populasi penelitian adalah perusahaan sektor konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2022. Sampel diperoleh berdasarkan kriteria yang berjumlah 34 perusahaan dengan 136 observasi. Jenis data penelitian yaitu data panel. Teknik pengambilan data dengan metode dokumentasi yang bersumber dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh melalui database Bursa Efek Indonsia (BEI). Berdasarkan hasil estimasi model regresi data panel melalui uji Chow, uji Hausman dan uji Lengrange Multiplier, maka diperoleh model yang terbaik yaitu Random Effect Model (REM). Hasil estimasi regresi model REM menunjukkan bahwa periode perputaran persediaan dan periode perputaran hutang memiliki pengaruh terhadap tingkat profitabilitas. Hal ini mengindikasikan perlunya manajemen pengendalian persediaan dan hutang untuk menjaga kestabilan persediaan dan optimalisasi hutang. Periode perputaran piutang hasilnya memberikan pengaruh negatif tetapi tidak signifikan. Hal ini membuktikan bahwa kebijakan piutang perusahaan perlu dikaji kembali dan selektif dalam memilih konsumen yang akan diberikan penjualan secara kredit
Copyrights © 2024