Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal, serta merumuskan strategi dalam upaya pengembangan usahatani cabai rawit di Desa Kiritana Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini dilakukan di Desa Kiritana Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur. Pemilihan ini didasarkan pada beberapa pertimbangan bahwa Desa Kiritana merupakan salah satu pusat produksi cabai rawit di Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, dimana sebagian besar masyarakat di Desa Kiritana secara konsisten membudidayakan cabai rawit sepanjang tahun. Penelitin ini berlangsung dari bulan September sampai November 2025. Informan kunci yang dipilih sebanyak 28 orang, yaitu petani cabai rawit sebanyak 20 orang, Kepala Desa 1 orang, Kepala BP3K 1 orang, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) 1 orang, Ketua Gapoktan 1 orang, pedagang pengumpul 2 orang, pedagang besar 2 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT dan QSPM. Hasil penelitian menjelaskan bahwa faktor kekuatan utama adalah cabai rawit menjadi bahan baku untuk olahan berbagai jenis makanan, faktor kelemahan utama adalah hasil produksi cabai mudah rusak, faktor peluang yang utama adalah tingginya permintaan cabai rawit, dan faktor ancaman yang utama adalah masuknya produk cabai dari luar Pulau Sumba dengan harga lebih rendah. Strategi alternatif yang menjadi prioritas utama dalam pengembangan usahatani cabai rawit di Desa Kiritana adalah, bekerjasama dengan lembaga permodalan dalam upaya mengembangkan usahatani
Copyrights © 2026