Kegiatan seni pertunjukan dalam komunitas sering kali mengalami tantangan dalam hal perencanaan, penetapan tanggung jawab, dan kolaborasi, sehingga produksi sering kali berlangsung secara informal. Pengembangan kapasitas organisasi komunitas seni menjadi krusial untuk menjamin kelangsungan acara tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan para pelaku seni mengenai manajemen pertunjukan melalui pelatihan yang diadakan di Dewan Kesenian Sidoarjo. Sebanyak 20 peserta yang terlibat aktif dalam penyelenggaraan pertunjukan mengikuti pelatihan ini. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, diskusi kelompok, dan catatan refleksi dari peserta, kemudian dianalisis dengan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelumnya, peserta mengelola kegiatan secara tidak resmi tanpa rencana yang terdokumentasi dan pembagian tugas yang jelas. Setelah mengikuti pelatihan, peserta menyadari pentingnya perencanaan produksi, struktur pembagian tanggung jawab, dan mekanisme koordinasi yang lebih teratur. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan manajemen pertunjukan dapat meningkatkan kapasitas organisasi komunitas seni dalam mengelola kegiatan dengan cara yang lebih terstruktur dan profesional.
Copyrights © 2026