Penerapan Online Single Submission (OSS) bertujuan mempermudah perizinan usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, implementasi OSS di Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur masih menghadapi kendala teknis sistem serta rendahnya pemahaman UMKM dalam menggunakan platform OSS akibat terbatasnya sosialisasi. Kondisi tersebut menyebabkan proses perizinan belum berjalan optimal dan berpotensi menurunkan partisipasi UMKM dalam mengurus legalitas usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 14 informan yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan uji kredibilitas menggunakan triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya literasi digital dan kurangnya pendampingan menyebabkan pelaku UMKM masih bergantung pada aparatur pemerintah. Temuan ini mengindikasikan perlunya peran aktif pemerintah daerah dalam memperkuat sosialisasi, edukasi, dan pendampingan berkelanjutan agar penerapan OSS lebih efektif dan inklusif.
Copyrights © 2026