Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan instrumen penting dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa. BUMDes Al-Barokah di Desa Muning Tengah, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, masih menghadapi kendala, seperti lemahnya penerapan visi, misi, strategi usaha, keterbatasan sumber daya, rendahnya keaktifan pengurus, dan kurangnya pengawasan pemerintah desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sebanyak 11 informan dipilih dengan purposive sampling, kemudian data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan BUMDes belum efektif pada aspek perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan, meskipun transparansi keuangan sudah baik. Faktor pendukung mencakup komunikasi pengurus dengan masyarakat dan laporan yang transparan, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan modal, sumber daya manusia, sarana, serta penerapan strategi yang lemah dan pengawasan yang minim. Temuan ini menekankan pentingnya pembinaan, peningkatan kapasitas pengurus, dukungan modal, pengawasan rutin, dan disiplin dalam pelaksanaan strategi usaha.
Copyrights © 2026