Studi ini dilakukan untuk mendorong peningkatan kemampuan menggiring bola pada peserta didik kelas VII.2 di SMP Negeri 39 Palembang, dengan menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis permainan pada mata pelajaran pendidikan jasmani. Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung selama dua siklus; setiap siklus mencakup empat tahapan berurutan, yaitu perencanaan, tindakan di kelas, pengamatan, dan refleksi hasil. Sebanyak 32 peserta didik dilibatkan sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes praktik keterampilan dribbling serta lembar observasi aktivitas belajar siswa, sementara pengolahan datanya memakai pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menghitung rerata nilai dan persentase ketuntasan belajar. Temuan menunjukkan tren peningkatan pada keterampilan menggiring bola siswa: rerata nilai naik dari 68,2 di tahap pra-siklus menjadi 73,6 pada siklus pertama, lalu mencapai 80,4 pada siklus kedua. Sejalan dengan itu, persentase ketuntasan belajar juga terus membaik dari 31,25% (pra-siklus) menjadi 56,25% (siklus I) hingga 81,25% (siklus II). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan berbasis permainan terbukti efektif untuk meningkatkan keterampilan dribbling siswa dalam konteks pembelajaran pendidikan jasmani di jenjang SMP.
Copyrights © 2025