Kesejahteraan keluarga seringkali ditentukan oleh kecakapan ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan. Namun, literasi keuangan di kalangan perempuan masih rendah, ditandai dengan pola pikir jangka pendek, kerentanan terhadap investasi bodong, dan ketakutan terhadap teknologi finansial. Tujuan: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan anggota PKK di Desa Awirarangan melalui edukasi praktis mengenai perencanaan keuangan berkelanjutan dan investasi jangka panjang. Metode: Kegiatan dilakukan menggunakan metode Interactive Training Seminar yang meliputi empat tahap: asesmen (pre-test), penyampaian materi (literasi, strategi investasi, dan kewaspadaan penipuan), simulasi praktis (penyusunan anggaran), dan evaluasi (post-test). Hasil: Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta dan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek literasi. Pemahaman mengenai strategi menabung realistis melonjak dari 28% menjadi 80%, sementara kewaspadaan terhadap risiko pinjaman online ilegal meningkat dari 50% menjadi 90%. Selain itu, terbentuk inisiatif "Arisan Cerdas" sebagai wadah keberlanjutan program. Kesimpulan: Pendekatan edukasi yang partisipatif dan praktis terbukti efektif mengubah pola pikir konsumtif menjadi strategis, serta meningkatkan kepercayaan diri ibu rumah tangga dalam membangun resiliensi ekonomi keluarga.
Copyrights © 2026