Abstrak Lansia merupakan kelompok rentan yang mengalami perubahan fisik, psikologis, dan kognitif seiring proses penuaan. Hipertensi sebagai penyakit kronis yang sering dialami lansia dapat memicu kecemasan dan mempercepat penurunan fungsi kognitif. Terapi reminiscence merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang berpotensi mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah efektivitas terapi reminiscence dalam menurunkan kecemasan dan meningkatkan fungsi kognitif pada lansia melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan penelusuran artikel melalui database PubMed dan Google Scholar. Kriteria inklusi meliputi artikel berbahasa Indonesia dan Inggris, terbit pada periode 2021–2025, menggunakan desain randomized controlled trial dan quasi experimental, serta tersedia dalam bentuk full text dan open access. Dari hasil seleksi, diperoleh lima artikel yang memenuhi kriteria. Hasil kajian menunjukkan bahwa terapi reminiscence efektif menurunkan tingkat kecemasan dan meningkatkan fungsi kognitif pada lansia, termasuk lansia dengan hipertensi. Terapi ini bekerja melalui stimulasi memori autobiografis, peningkatan interaksi sosial, dan penurunan stres emosional. Kesimpulan kajian ini menunjukkan bahwa terapi reminiscence merupakan intervensi nonfarmakologis yang aman, efektif, dan mudah diterapkan dalam pelayanan keperawatan lansia. Kata Kunci: Terapi Reminiscence, Kecemasan, Fungsi Kognitif, Lansia, Hipertensi.
Copyrights © 2026