Jurnal Ners
Vol. 10 No. 2 (2026)

Hubungan Harga Diri dan Dukungan Keluarga dengan Kesehatan Mental Emosional Remaja di Palangka Raya, Kalimantan Tengah

Febriani, Irene (Unknown)
Annah, Itma (Unknown)
Miden, Destinady K. (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2026

Abstract

Disebabkan potensi dampaknya terhadap pertumbuhan dan kesehatan, masalah kesehatan mental remaja membutuhkan perhatian. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meneliti hubungan antara kesehatan emosional dan mental remaja dengan faktor-faktor seperti harga diri dan dukungan keluarga. Metodologi kuantitatif berdasarkan desain cross-sectional digunakan dalam penelitian ini. Sebanyak 125 remaja (berusia 15 hingga 18 tahun) dipilih secara acak dari 125 remaja di Kota Palangka Raya selama musim panas tahun 2025. Kesehatan emosional, harga diri, dan data tentang dukungan keluarga (termasuk bantuan informasional, apresiatif, instrumental, dan emosional) termasuk di antara topik yang dibahas. Kami menggunakan regresi logistik untuk analisis multivariat, uji chi-square untuk analisis bivariat, dan analisis univariat untuk data. Responden tidak menderita penyakit emosional atau mental, dan mayoritas memiliki harga diri yang kuat. Temuan analisis memperlihatkan ditemukan hubungan signifikan antara harga diri serta dukungan keluarga berupa informasi, instrumental, dan emosional dengan kesehatan mental emosional remaja (p<0,05). Harga diri dan dukungan keluarga berperan penting terhadap kesehatan mental emosional remaja. Peningkatan harga diri serta keterlibatan keluarga dalam memberikan dukungan yang memadai dapat membantu menjaga kesehatan mental remaja. Due to its potential impact on growth and well-being, adolescent mental health issues require attention. The primary objective of this study was to examine the relationship between adolescents' emotional and mental well-being and factors such as self-esteem and family support. A quantitative methodology based on a cross-sectional design was used in this study. A total of 125 adolescents (aged 15 to 18) were randomly selected from 125 adolescents in Palangka Raya City during the summer of 2025. Emotional well-being, self-esteem, and data on family support (including informational, appreciative, instrumental, and emotional support) were among the topics discussed. We used logistic regression for multivariate analysis, chi-square test for bivariate analysis, and univariate analysis for the data. Respondents did not suffer from emotional or mental illness, and the majority had strong self-esteem. The analysis findings showed a significant relationship between self-esteem and family support in the form of informational, instrumental, and emotional support with adolescents' emotional mental health (p<0.05). Self-esteem and family support play an important role in adolescents' emotional mental health. Increasing self-esteem and family involvement in providing adequate support can help maintain adolescent mental health.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ners

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing

Description

Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer ...