Kegagalan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah kalkulus diferensial sering kali bukan hanya disebabkan oleh kesalahan prosedural, tetapi disebabkan oleh pemahaman konsep yang belum mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal kalkulus pada materi turunan fungsi trigonometri, turunan fungsi implisit, dan turunan fungsi eksponensial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan subjek 21 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan tahun akademik 2025/2026. Data dikumpulkan melalui dokumentasi hasil pekerjaan mahasiswa pada Ujian Akhir Semester (UAS) yang kemudian dianalisis menggunakan tahapan Kastolan yang meliputi kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, dan kesalahan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara akumulatif, kesalahan prosedural menjadi kendala utama (66,7%), disusul oleh kesalahan konseptual (58,7%), dan kesalahan teknik (42,9%). Faktor penyebab kesalahan meliputi ketidakmampuan mahasiswa dalam menghafal rumus turunan, kurangnya penguasaan aturan rantai dan aturan perkalian, serta ketidaktelitian dalam manipulasi aljabar dan penulisan notasi matematika. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk membantu mahasiswa menguasai materi kalkulus diferensial.
Copyrights © 2026