Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu minyak goreng yang digunakan oleh pedagang gorengan dan pecel lele di beberapa lokasi di kota Palembang. Masalahnya hampir seluruh pedagang gorengan dan pecel lele menggunakan minyak goreng yang dipakai secara berulang-ulang untuk menggoreng, yang menyebabkan turunnya mutu dari minyak goreng itu. Namun masyarakat dan penjual tidak mempedulikan dampak kesehatan dari penggunaan minyak yang dipakai secara berulang-ulang tersebut. Selain itu, penurunan mutu minyak goreng yang dipakai juga dipengaruhi oleh lingkungan yang tidak higienis.Oleh karena itu, dengan penelitian ini dapat diketahui mutu minyak goreng yang digunakan oleh penjual gorengan dan pecel lele di beberapa lokasi di kota Palembang. Sampel diambil secara sengaja (purposive) dan parameter yang diamati berdasarkan sifat-sifat fisiko-kimianya. Hasil penelitian menunjukkan kadar air minyak goreng, bilangan asam minyak goreng dan nilai bilangan iod minyak goreng masih memenuhi persyaratan SNI. Namun nilai rata-rata viskositas minyak goreng, kadar asam lemak bebas minyak goreng dan pengukuran warna minyak goreng menunjukkan penurunan mutu. Berdasarkan parameter-parameter tersebut maka mutu minyak goreng yang digunakan penjual gorengan dan pecel lele di beberapa lokasi di kota Palembang sudah mengalami penurunan. Kata Kunci: Analisis mutu, Minyak goreng, gorengan, pecel lele
Copyrights © 2018