cover
Contact Name
Aditiameri
Contact Email
aditiameri65@yahoo.co.id
Phone
+6287804075290
Journal Mail Official
agrisia@borobudur.ac.id
Editorial Address
Gedung B Lantai 2 Fakultas Pertanian Universitas Borobudur Jl. Laksamana Malahayati No. 1 Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Published by Universitas Borobudur
ISSN : -     EISSN : 26213443     DOI : https://doi.org/10.37721/agrisia.v17i1
Ruang lingkup jurnal ini mencakup berbagai aspek Pertanian, mulai dari Agroteknologi dan Agribisnis Agroteknologi: Agronomi, Ilmu Tanah, Pemuliaan Tanaman, Hama Penyakit Tanaman, Teknologi Pertanian dan Lingkungan Hidup, Hortikultura, Agroklimatologi, Proteksi Tanaman, Bioteknologi Pertanian, Paska Panen, Pertanian Berkelanjutan, Ekologi Pertanian, Inovasi Teknologi, serta Pengembangan Sistem Pertanian Modern. Agribisnis: Sosial Ekonomi Pertanian, Pemasaran, Manajemen Pertanian, Ekonomi Pertanian.
Articles 77 Documents
ANALISIS USAHATANI IKAN MAS DALAM KARAMBA DAN KOLAM AIR DERAS DI KECAMATAN PARUNG KOTAMADYA BOGOR Desni Desni
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 1 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai analisis usahatani ikan Mas dalam karamba dan kolam air deras  di Kecamatan Parung Kotamadya Bogor pada bulan Januari – Juli 2013. Tujuan penelitian ini untuk melihat aspek financial dari usahatani ikan Mas  yang meliputi pendapatan, keuntungan, rasio penerimaan modal dan tenaga kerja, serta untuk mengetahui  faktor-faktor yang mempengaruhi petani karamba atau petani koam air deras dalam memilih usahataninya.            Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metote survei . Pengambilan sampel di;lakukan secara acak sederhana (Simple Random Sampling). Jumlah sampel  masing-masing  20 orang untuk petani yang mengusahakan ikan Mas dalam keramba dan 12 kolam air deras.            Variabel  yang    diukur dalam penelitian ini adalah pendapatan, keuntungan, rasio penerimaan atas modal dan rasio penerimaan atas tenaga kerja total. Data yang diperoleh kemudian  dianalisa secara tabulasi selanjutnya dilihat perbedaan angka tabulasi secara deskriptifProduksi rata-rata petani karamba 4.327,95 kg dan petani kolam air deras 4.006,17kg per 100m2  per musim tanam.  Penerimaan  rata –rata  petani karamba adalah Rp.51.935.400,00 dan petani kolam air deras Rp.48.074.000,00.Biaya rata-rata yang dibayarkan pada petani karamba  Rp.38.351.999,40 dan pada petani kolam air deras Rp. 31.601.271,00. Biaya yang diperhitungkan rata-rata pada petani karamba Rp.44.293.431,20 dan pada petani kolam air deras Rp.34.285.187.00.Pendapatan rata-rata petani  karamba  Rp.13.583.400,60. dan petani kolam kolam air deras Rp.16.472.729,00. Keuntungan  rata-rata petani karamba adalah Rp.7.641.968,80 dan pada petani kolam air deras Rp. 13.788.813,00.
PENGGUNAAN BERBAGAI PUPUK ORGANIK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI DALAM UPAYA BUDIDAYA SEHATTANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Nikmah Nikmah
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 1 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan budidaya bawang merah oleh petani yaitu pengaplikasian pupuk anorganik yang berlebih untuk meningkatkan produksi. Solusi untuk mengatasi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk anorganik yaitu dengan memberikan pupuk organik. Pupuk organik mempunyai manfaat untuk meningkatkan jumlah air yang dapat ditahan di dalam tanah dan jumlah air yang tersedia bagi tanaman serta sebagai sumber energi bagi jasad mikro dan tanpa adanya pupuk organik semua kegiatan biokimia akan terhenti (Nizar, 2011).Penelitian ini dilakukan melalui  kajian pustaka dari beberapa hasil penelitian bawang merah yang menggunakan pupuk organik dan anorganik.  Data yang  dikumpulkan adalah parameter pertumbuhan dan produksi bawang merah, yakni tinggi tanaman, jumlah anakan dan  dan produksi. Dari data yang diperoleh kemudian    dibandingkan dan dirangkum dalam suatu kesimpulan. Dari hasil kajian  penelitian bawang merah dengan menggunakan bahan organik, terlihat bahwa pertumbuhan awal tanaman lebih lambat dibandingkan dengan tanpa pemupukan ataupun dengan pupuk organik saja.  Namun pada hasil  akhir, produksi bawang merah  berbeda nyata dibanding tanpa penggunaan pupuk organik, yaitu diperoleh hasil berat kering yang lebih tinggi.  Pada tanah miskin hara penggunaan bahan anorganik separoh dosisi anjuran ditambah bahan organik dapat meningkatkan produksi dibanding penggunaan pupuk anorganik saja atau pupuk organik saja Kata Kunci: Bawang Merah, Pupuk Organik, Hasil Produksi
ANALISIS PRODUKTIVITAS PENGGUNAAN TENAGA KERJA (Kasus Pada Petani Padi di Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Bekasi Utara) Rini Setyowati dan Thomas Widodo
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 1 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usahatani padi merupakan usaha yang dilakukan petani untuk memproduksi tanaman padi.  Produsi padi dapat dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain  luas petanaman, tingkat pengetahuan petani, tingkat pencurahan kerja, modal, penggunaan sarana produksi dan manajemennya. Tujuan dari pelitian ini adalah untuk  mengetahui tingkat produktivitas penggunaan tenaga kerja dalam berusahatani padi dan  mengetahui  seberapa besar faktor-faktor seperti jumlah anggota keluarga, tingkat umur, tingkat pendidikan dan pengalaman berusahatani dapat mempengaruhi  produktivitas penggunaan curahan kerja.Penelitian dilaksanakan di Desa Muara bakti, Kecamatan Babelan, Bekasi Utara  pada bulan Agustus sampai dengan September 2001. Jumlah sampel ditentukan sebesar 5 % dari populasi petani  (929 Kepala Keluarga) yang mempunyai mata pencaharian pokok sebagai petani padi. Produktivitas tenaga kerja dihitung berdasarkan ratio antara  besarnya penerimaan dan  besarnya curahan kerja  petani, sedangkan  analisa regresi linier berganda  dipergunakan untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas penggunaan tenaga kera.Hasil  penelitian menunjukkan bahwa curahan tenaga kerja pada usahatani  padi di Desa Muara Bakti digunakan terbanyak pada kegiatan pemanenan, yang diikuti oleh kegiatan penyiangan rumput/gulma dan penanaman bibit padi.  Meskipun demikian usahatani padi masih cukup menguntungkan yang didukung dengan  nilai R/C ratio sebesar 1,24 dan nilai produktivitas tenaga kerja sebesar  Rp 5.047,01 /HKP/tahun.  Hasil analisis juga menunjukkan bahwa variabel jumlah anggota keluarga menunjukkan variabel yang paling positip berpengaruh terhadap produktivitas penggunaan tenaga kerja pada usahatani padi dibandingkan dengan variabel umur, tingkat pendidikan dan pengalaman berusahatani, tetapi dengan asumsi faktor lain tetap.  Kata kunci : Tenaga kerja, Padi, Produktivitas
ANALISIS MUTU MINYAK GORENG PADA PENJUAL GORENGAN DAN PECEL LELE DI BEBERAPA LOKASI DI KOTA PALEMBANG Advent Hutagalung, Sunar dan Sumihar M.L.Tobing
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 1 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu minyak goreng yang digunakan oleh pedagang gorengan dan pecel lele di beberapa lokasi di kota Palembang. Masalahnya hampir seluruh pedagang gorengan dan pecel lele menggunakan minyak goreng yang dipakai secara berulang-ulang untuk menggoreng, yang menyebabkan turunnya mutu dari minyak goreng itu. Namun masyarakat dan penjual tidak mempedulikan dampak kesehatan dari penggunaan minyak yang dipakai secara berulang-ulang tersebut. Selain itu, penurunan mutu minyak goreng yang dipakai juga dipengaruhi oleh lingkungan yang tidak higienis.Oleh karena itu, dengan penelitian ini dapat diketahui mutu minyak goreng yang digunakan oleh penjual gorengan dan pecel lele di beberapa lokasi di kota Palembang. Sampel diambil secara sengaja (purposive) dan parameter yang diamati berdasarkan sifat-sifat fisiko-kimianya. Hasil penelitian menunjukkan kadar air minyak goreng, bilangan asam minyak goreng dan nilai bilangan iod minyak goreng masih memenuhi persyaratan SNI. Namun nilai rata-rata viskositas minyak goreng, kadar asam lemak bebas minyak goreng dan pengukuran warna minyak goreng menunjukkan penurunan mutu. Berdasarkan parameter-parameter tersebut maka mutu minyak goreng yang digunakan penjual gorengan dan pecel lele di beberapa lokasi di kota Palembang sudah mengalami penurunan.  Kata Kunci: Analisis mutu, Minyak goreng, gorengan, pecel lele
ANALISIS PERAN PETANI DALAM PENGELOLAAN AIR IRIGASI Darwati Susilastuti, Karno, dan Tungga Buana Diana
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 1 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demand for irrigation water will increase in line with toting up cultivation area of rice required in the future.  On the other hand, water supply should be allocated to fulfill water demand of non-agricultural sectors which are also steadily increased.  It implies that water available for irrigation will be scarcer, and therefore, utilization of irrigation water resources should be carried out in a more efficient way.  It might be feasible to apply economic value of the irrigation water as a basis of water pricing. Irrigation water institutions together with farmers, made meet water charges paid by the farmers and the quantity of water used and the marginal value product of the irrigation water.  Farmers ability  to pay, it implies farmers participation on conservation water resources.     Key words: demand, supply, institution, participation, conservation
KARAKTERISTIK USAHA MANAJEMEN AGRIBISNIS Sukamdi Sukamdi
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 2 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam pengelolaannya perlu diketahui karakteristik dan manajemen agribisnis. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui secara rinci karaktersitik dalam pengelolaan agribisnis dan membantu mensosialisasikan bagi pembisnis. Metodelogi yang dipakai dalam penulisan ini adalah metoda study pustaka dan surve lapangan. Hasil penulisan dapat disimpulkan, dalam usaha manajemen agribisnis sangat terkait dengan keadaan alam yaitu musim dan merupakan sektor perekomian yang menghasilkan bagi pengusaha tani dari masukan, memproses, mendistribusikan usaha tani sampai kepada konsumen dan usaha tani berorientasi pada masyarakat/keluarga baik yang kota kecil maupun pedesaan juga penanganannya memerlukan pemahaman konsep-konsep ekonomi/manajemen atau keterampilan perorangan/manajer agar dapat dalam tindakan yang tepat apabila keputusan harus diambil. Kata kunci: Masukan, proses, distribusi
MEMBANGUN DAYA SAING PRODUK AGRIBISNIS Mesak Simanjuntak
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 2 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap produk agribisnis yang diperdagangkan harus menggunakan standar internasional, pasar kita dibanjiri oleh produk agribisnis yang masuk dari luar (impor), sedangkan produk agribisnis kita masih sulit menembus pasar internasional (melakukan ekspor). . Dengan besarnya Sumber Daya Alam serta Sumber Daya Manusia yang ada, kita masih memiliki peluang dan potensi untuk mengembangkan dan meningkatkan DAYA SAING produk agribisnis serta mimiliki keunggulan komparatif untuk membangun produk agribisnis.Pada sektor agribisnis proses produksi memerlukan peralatan/mesin-mesin serta pengembangan teknologi (IPTEK) dan inovasi, sektor agribisnis kita masih lemah didalam dimensi kedua ini. Untuk membangun sektor agribisnis (pertanian) yang tangguh, kuat dan memiliki daya saing, banyak sektor lain yang terkait yang harus di kembangkan juga, baik yang berhubungan dengan dimensi manusia maupun dimensi teknik, antara lain sumber daya manusia, skala usaha, teknologi, kelembagaan dan akses pasar Kata Kunci : Daya Saing, Agribisnis
STUDI KORELASIONAL PEMBERDAYAAN ANGGOTA KELOMPOK PETANI KECIL (KPK) DALAM PERSPEKTIF MODERNITAS INDIVIDU, JEJARING KERJA, DAN KEMAMPUAN MANAJERIAL KETUA KPK Thomas Widodo
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 2 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objecive of this research is to study the relationship between, individual modernity, networking and managerial ability with the empowerment for member of small farmer group. The research was carried out at Bogor District, West Java Province with a sample of 90 selected by multiple stage random sampling. The study finds out that there is positive correlation between: (a) individual modernity and empowerment; (b) networking and empowerment; (c) managerial ability and empowerment. Therefore empowerment for member of small farmer group can be improved by enhancing the individual modernity, networking and managerial ability. Keywords: empowerment, networking, managerial ability
PENENGENDALIAN HAMA UTAMA PADA TANAMAN JARAK PAGAR ( Jatropha curcas L) DENGAN INSEKTISIDA NABATI (BUBUR CALIFORNIA) Luluk Sutji Marhaeni
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 2 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jarak Pagar ( Jatropha Cukcas L) merupakan tanaman tahunan yang mempunyai nilai ekonomi cukup tinggi karena bisa berfungsi sebagai tanaman obat dan biodesel. Serta memiliki toleransi yang cukup tinggi terhadap hama dan penyakit. Disebabkan pohonnya mengandung Kursin dan Fabol Ester diterpin yang bersifat Toksik terhadap serangan hama utama yang dominan adalah kepik lembing ( Chrysochoris Javanus) dan kutu bertepung putih ( Fekrissia Vergata), kedua hama ini sering ditemukan pada tanaman jarak pagar pada akhir musim hujan dan selain musim kemarau. Seluruh bagian tanaman dapat diserang seperti pucuk daun, bunga dan buah yang lebih berbahaya dia dapat sebagai vektor penyakit (Karmawati dan Balfas, 2008). Salah satu mengurangi hama tersebut dengan menggunakan pestisida yang ramah lingkungan yaitu bubuk california (dengan komposisi 1 kg belerang, 2 kg kapur Tohor di larutkan dalam 10 L air). Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok yang di transformasikan ke ARC SIA VX dengan 5 perlakuan taraf dosis yaitu 3, 5, 10, 15 dan 20 Mg/L dengan 4 kali ulangan pengamatan dilakukan tiap hari selama 7 hari dari pada waktu yang sama, makanan di ganti dengan daun segar. Dari hasil peneltian dapat di lihat bahwa tingkat kematian kutu bertepung putih tertinggi pada sosis 10 ML/L pada hari ke 6 dan ke 7 sebesar 80 % dan 86 %, sedangkan kematian serangga kepik Lembeng tertinggi terjadi pada hari ke 6 dan 7 sebesar 97% dan 100% dengan dosis 15 ML/L.
PENGARUH SKARIFIKASI KIMIAWI TERHADAP VIABILITAS BENIH TANAMAN KAMBOJA JEPANG (Adenium obesum, L.) Yosep Philip Hasudungan, Darwati Susilastuti, dan Aditiameri
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 2 (2018): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembudidayaan tanaman adenium / kamboja Jepang pada saat ini sangat diminati oleh konsumen. Keunggulan tanaman addenium diantaranya adalah memiliki bunga yang indah dan tanamannya memiliki ukuran yang kerdil. Hal ini menjdi salah satu keunikan dari tanaman tersebut. salah satu cara untuk memperbanyak tanaman adenium adalah menggunakan benih dari tanaman itu sendiri. Benih adenium didapatkan dari hasil penyerbukan. Namun, benih adenium memilki respon yang tinggi terhadap keadaan lingkungan sehinggaa rentan mengalami fase dormasi. Fase dormansi tersebut menyebabkan penanaman dengan benih memiliki masa yang agak lama untuk situasi dan kondisi yang tidak sesuai dengan fisiologis benih dan menyebabkan viabilitas (daya kecambah) benih menurun. Percobaan ini bertujuan untuk memperoleh cara atau perlakuan skarifikasi kimia yng tepat dalam meningkatkan vibilitas benih (daya kecambah) tanaman kamboja Jepang (Adenium odesum, L.). percobaan ini dilaksanakan pada bulan Januari 2014, dI Laboratorium Fakultas Pertanian, Universitas Borobudur, Jakarta Timur. Rancangan yang dilakukan dalam penelitian ini, adalah menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), yang terdiri dari 3 perlakuan (masing-massing terdiri dari 25 tanaman) dan 4 ulangan. perlakuan tersebut diantaranya adalah kontrol (benih tidak mendapatkan perlakuan), perendaman benih dengan menggunakan benih aquades hangat dngan suhu 50 derajar Celcius dan perendaman benih dengan larutan asam yaitu (H2SO4)12N. Pengamatan dilakukan antara lain: kecepatan tumbuh benih dalam satuan HST dan viabilitas benih (daya kecambah) masing-masing prlakuan pada 14 HST, 21 HST, dan 28 HST. Hasil percobaan menunjukan bahwa pengaruh dari perlakuan perendaman benih baik perlakuan kontrol, perendaman dalam aquades dan perendaman dalam asam sulfat tidak menunjukan pengaruh berbeda nyata, dalam uji statistik dengan taraf 5%. Selain itu untuk pengujian viabilitas atau daya berkecambah, perlakuan perendaman benih pd air aquades pada suhu awal 50 derajat Celcius selama satu jam. Kata Kunci: Adenium, Skarifikasi, Viabilitas benih