Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi optimasi biaya pemasaran digital terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diukur melalui rasio Return on Assets (ROA) dan Net Profit Margin (NPM). Fokus penelitian ini adalah pada emiten sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), mengingat karakteristik sektor ini yang sangat bergantung pada akuisisi pengguna berbasis digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan auditan perusahaan selama periode 2021 - 2024. Pemilihan periode ini sangat krusial karena mencakup fase transisi industri teknologi dari strategi ekspansi pasar (growth at all costs) menuju fokus pada profitabilitas berkelanjutan (path to profitability). Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria emiten yang secara konsisten mempublikasikan rincian biaya pemasaran digital dalam laporan keuangannya. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai sejauh mana efisiensi pengeluaran pemasaran digital mampu meningkatkan margin laba dan efektivitas pengelolaan aset perusahaan. Temuan ini diharapkan menjadi panduan bagi manajemen dalam mengalokasikan anggaran pemasaran yang lebih presisi serta bagi investor dalam menilai keberlanjutan model bisnis perusahaan teknologi di Indonesia
Copyrights © 2025