Penelitian tindakan kelas ini mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan video animasi untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran IPAS materi rantai makanan. Penelitian dilaksanakan di UPT SD Negeri 228 Pinrang dengan subjek 24 siswa (10 laki-laki dan 14 perempuan) melalui dua siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa, tes pemahaman konsep, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kualitas proses dan hasil belajar. Aktivitas guru meningkat dari 66,66%–72,22% (Siklus I) menjadi 83,33%–88,88% (Siklus II), sedangkan aktivitas siswa meningkat dari 63,65%–71,64% menjadi 84,27%–87,50%. Hasil belajar juga meningkat dari ketuntasan 54% dengan rata-rata 74,16 (Siklus I) menjadi ketuntasan 91% dengan rata-rata 83,33 (Siklus II) dan telah melampaui indikator keberhasilan (≥76%). Dengan demikian, model inkuiri terbimbing berbantuan video animasi dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran IPAS untuk memperkuat pemahaman konsep siswa.
Copyrights © 2026