Tuberkulosis (TB) adalah salah satu masalah kesehatan global dengan tingkat insidensi tinggi, khususnya Indonesia. Ketidakpatuhan pasien terhadap pengobatan menjadi tantangan besar yang berkontribusi pada resistensi obat dan kegagalan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai media edukasi terhadap kepatuhan pengobatan pasien TB. Studi ini menggunakan metode narrative review dengan menganalisis 10 jurnal yang dipublikasikan antara 2014-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai media edukasi, seperti media audiovisual, video, whatsApp reminder, aplikasi digital, dan edukasi berbasis komunitas seperti peer group, terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan pasien TB. Jadi penerapan pada media edukasi yang disesuaikan dengan karakteristik pasien dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan TB dan mendukung program kesehatan nasional
Copyrights © 2025