cover
Contact Name
SUKMA SHINTA YUNIANTI S.PD., M.PD
Contact Email
meleklitersi24@gmail.com
Phone
+62895352937588
Journal Mail Official
melekliterasijpkk@gmail.com
Editorial Address
CV. Melekliterasi Press Jl. Banyuanyar Utara No.29, RT 03 RW IX Banyuanyar, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57137 Telp. 0895352937588 | Email: meleklitersi24@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
ISSN : 30902681     EISSN : 30902681     DOI : https://doi.org/10.66340/arf43m25
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Diterbitkan oleh Melekliterasi press. Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan terbitan berkala dua bulan, setiap terbitan memuat lima artikel. Artikel yang dikirimkan akan diterbitkan setiap bulan Januari dan Agustus. Misi Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan adalah menyebarkan berbagai informasi kesehatan dan membahasnya melalui komunikasi tertulis ilmiah tentang kesehatan di Indonesia, baik kesehatan klinis maupun kesehatan sosial. Dengan demikian, jurnal ini diharapkan dapat menjadi media interaksi bagi orang-orang yang mempunyai perhatian terhadap dunia kesehatan meliputi organisasi pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan, departemen kesehatan, instansi pemerintah terkait, industri obat, asuransi kesehatan, peneliti kesehatan dan ilmu-ilmu terkait, pengajaran, ilmuwan yang tertarik dengan penerapan ilmu di bidang kesehatan. Isi jurnal dapat berupa artikel yang relevan dengan permasalahan kesehatan klinis dan sosial baik berupa artikel penelitian, artikel tinjauan pustaka, maupun artikel laporan lapangan (laporan penelitian, tinjauan pustaka, laporan lapangan).
Articles 33 Documents
HUBUNGAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DAN MOTIVASI PERAWAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PRAKTIK MANDIRI (HOMECARE) DALAM PELAKSANAAN PRAKTIK KEPERAWATAN MANDIRI DI SUKOHARJO 2023 Sri Sugiyanti Utami; anik suwarni
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 01 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/jtzvp067

Abstract

Home care adalah pelayanan keperawatan yang dilakukan secara mandiri atau kelompok kepada pasien, dilakukan secara berkala dan komprehensif yang bertujuan agar pasien mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Dalam dunia usaha yang semakin kompetitif, setiap orang harus memiliki kreatifitas dan inovasi dalam menangkap peluang usaha termasuk dalam praktik mandiri perawat home care yang berkualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara jiwa kewirausahaan dan motivasi perawat terhadap kualitas pelayanan praktik mandiri (home care) dalam pelaksanaan praktik keperawatan mandiri. Desain penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif  dengan rancangan cross sectional. Hasil pengamatan di uji dengan menggunakan uji statistik kendall Tau-b, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 20 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan total sampling. Hasil pengamatan dilakukan dengan uji statistik dari hubungan jiwa kewirausahaan terhadap kualitas pelayanan home care didapatkan nilai p=0,003 dimana nilai p < 0,05 maka hipotesis diterima, sedangkan hubungan motivasi perawat terhadap kualitas pelayanan home care didapatkan nilai p=0,001 dimana nilai p < 0,05 maka hipotesis diterima. Simpulan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara jiwa kewirausahaan dan motivasi perawat terhadap kualitas pelayanan praktik mandiri (home care) dalam pelaksanaan praktik keperawatan mandiri oleh perawat.
STUDI FARMAKOVIGILANS OBAT ANTIDIABETES ORAL PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI INSTALASI RAWAT  INAP RUMAH SAKIT ISLAM MUHAMMADIYAH KENDAL PERIODE MEI 2023 Ria Septiyana; Sri Suwarni
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 01 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/feex2g22

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe II adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan adanya hiperglikemia yang timbul dari kelainan sekresi insulin dan kerja insulin. Penggunaan obat DM menyebabkan terjadinya adverse drug reaction (ADR) sehingga perlu dilakukan pemantauan penggunaan obat melalui studi farmakovigilans. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik subyek penelitian dan mengetahui pengaruh angka kejadian ADR. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional, pengumpulan data dilakukan secara prospektif dengan teknik pengambilan sampel accidential sampling yaitu siapa saja pasien yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dan dijadikan sebagai sampel bila dipandang orang yang ditemui itu cocok dengan kriteria yang ditetapkan. Pada penelitian ini dilakukan wawancara berdasarkan pertanyaan algoritma naranjo. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 40 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan diketahui hanya 24 pasien yang mengalami ADR. Hasil penelitian karakteristik berdasarkan usia terbanyak pada rentan usia 50-60 tahun diperoleh sebanyak 17 pasien dengan persentase 43%. Hasil penelitian karakteristik berdasarkan jenis kelamin laki-laki 15 pasien dengan persentase 38% dan pada perempuan 25 pasien dengan persentase 63%. Berdasarkan penelitian kausalitas dengan menggunakan algoritma naranjo kejadian ADR pada pasien rawat inap DM tipe II di Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Kendal adalah 20% termasuk dalam kategori besar kemungkinan dan 40% kategori mungkin. Pengaruh kejadian ADR terhadap pengobatan antidiabetes oral menujukan kejadian ADR tidak berpengaruh terhadap pengobatan antidiabetes oral.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MANAJEMENDIRI PADA PASIEN TB PARU DI RUANG RAWAT INAPRSUD KARTINI KARANGANYAR Ayuk Murningtyas
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 01 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/f1e37p90

Abstract

Pengobatan TB Paru lama menyebabkan ketidaklengkapan proses pengobatan menjadi lebih lama sehingga terjadi TB resisten obat dan kematian.Upaya dalam mengoptimalkan pengobatan TB Paru diantaranya adalah dengan memberikan dukungan keluarga dan melakukan manajemen diri pasien TB Paru yang baik selama proses pengobatan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan manajemen diri pada pasien TB Paru di ruang rawat inap RSUD Kartini Karanganyar. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien TB Paru di ruang rawat inap RSUD Kartini Karanganyar. Sampel sebanyak 34 responden dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling.Hasil penelitian: Dukungan keluarga pasien sebagian besar cukup sebanyak 21responden (61,8%) dan manajemen diri pasien sebagian besar cukup sebanyak 22 responden (64,7%). Hasil uji rank spearman didapatkan p value 0,000 <  0,05 yang berarti ada hubungan dukungan keluarga dengan manajemen diri pasien TB Paru. Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan manajemen diri pasien TB Paru. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat mengembangkan intervensi untuk meningkatkan dukungan keluarga dan manajemen diri pasien TB Paru.
TINGKAT KEPUASAN PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK SINDHU FARMA Khotimatul Khusna; Nada Novena Wulandari; Risma Sakti Pambudi
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 02 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/yagbsb45

Abstract

Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukannya praktik kefarmasian oleh apoteker. Pelayanan kefarmasian di apotek yang berkualitas dapat memuaskan masyarakat sebagai pasien, loyalitas pasien, serta dapat meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan farmasi di Apotek Sindhu Farma Kota Surakarta. Sampel yang diperoleh sebanyak 100 responden. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta rancangan penelitian Cross Sectional. Berdasarkan 5 dimensi Hasil penelitian didapatkan dari dimensi bukti fisik 90% (sangat puas), Kehandalan 92% (sangat puas), ketanggapan 92% (sangat puas), jaminan 91% (sangat puas) dan empati 92% (sangat puas). Secara keseluruhan tingkat kepuasan pelayanan kefarmasian di Apotek Sindhu Farma pasien merasa sangat puas terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Sindhu Farma Kota Surakara.
EFEKTIFITAS PENYULUHAN KESEHATAN DENGAN MEDIA FLYER DAN HEALTH TALK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KARYAWAN MENGENAI MASALAH FIT WITH NOTE DI PT. DONGGISENORO LNG KILANG GAS DI SULAWESI TENGAH Ratna Kumalasari; Anik Suwarni; Vitri Dyah Herawati
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 01 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/4yj00j15

Abstract

Fit With Note adalah mampu melakukan pekerjaan tetapi efektivitasnya menurun, ada keterbatatasan, perlu minum obat atau perlu adaptasi. Penyebab status kesehatan karyawan menjadi Fit With Note adalah penyakit tidak menular dan apabila tidak segera ditangani dapat menyebabkan status kesehatan menjadi Temporary Unfit. Oleh karena itu perlu dilakukan penyuluhan kesehatan dengan media flyer dan health talk guna meningkatkan pengetahuan karyawan mengenai masalah Fit With Note agar karyawan dapat merubah pola hidupnya sehingga status kesehatannya dapat kembali menjadi Fit atau tidak memburuk menjadi Temporary Unfit. Untuk mengetahui perbedaan Efektifitas Penyuluhan Kesehatan Dengan Media Flyer Dan Health Talk Terhadap Tingkat Pengetahuan Karyawan Mengenai Masalah Fit With Note Di PT. Donggi Senoro LNG Kilang Gas Di Sulawesi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperiment dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian ini sebanyak 32 responden karyawan dengan status kesehatan Fit With Note dan sedang berada di dalam site saat penelitian, menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Analisis uji paired t-test dan uji beda (independent t-test), alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner mengenai masalah fit with note. Hasil Rata-rata skor pengetahuan karyawan sebelum diberikan intervensi dengan media flyer adalah 12,63 dan health talk 12,25. Rata-rata skor pengetahuan karyawan setelah diberikan intervensi dengan media flyer adalah 16,25 dan health talk 17,25. Terdapat pengaruh pemberian intervensi dengan media flyer terhadap tingkat pengetahuan karyawan (p value 0,001 < 0,05). Terdapat pengaruh pemberian intervensi dengan media health talk terhadap tingkat pengetahuan karyawan (p value <0,001 < 0,05). Nilai rerata selisih intervensi dengan media flyer 3,62 dan health talk 5,00 sebesar 1,38 poin, untuk melihat keefektifan media intervensi dilakukan uji beda dengan uji independent t-test diperoleh hasil p 0,016< 0,05 (α), artinya terdapat perbedaan efektivitas tentang masalah Fit With Note dengan media flyer dan health talk di PT Donggi Senoro LNG Kilang Gas di Sulawesi. Kesimpulan Intervensi dengan media health talk lebih efektif dibandingkan media flyer.
Review artikel: Macam - macam Pengikat dan Pengisi Pada Sediaan Tablet dewi rahmawati
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 02 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/9651q175

Abstract

A tablet is a solid dosage form which contains medicinal ingredients, either with or without fillers. In tablet preparations, apart from the active substance, there are excipients or additional ingredients, such as fillers and binders. The addition of fillers and binders to tablet preparations aims to facilitate the preparation of dosage forms, improve the physical properties of tablets, and increase the cohesiveness of the powder to be made into tablets. In this analysis, the method used is based on literature reviews from search sources on Google Scholar. The higher the concentration and amount of binder can increase the granule size and friability of the tablet, however, in the requirements for making tablets with good hardness and friability, a minimum amount of binder is used. Based on the data from observations that have been made, it can be concluded that PVP, Gelatin, Gom Arab, Putih Telur, Amilum, Manitol Sukrosa, Copovidin, Hidroksida Propil Selulosa, Metil Selulosa, Laktosa can be used as an excipient/binding agent because it can produce physical properties that can meet the requirements for tablets, while excipient/filling agents such as Lactose, Filler - Binder can be used because it produces physical properties that can meet the requirements. tablet requirements.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI PENTABIO DENGAN KECEMASAN IBU TERHADAP EFEK PEMBERIAN IMUNISASI DI POLIKLINIKANAK RSUD KARTINI KARANGANYAR Dewi Luri Wulandari; Anik suwarni; Fajar Alam Putra
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 01 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/8mmc8h43

Abstract

Imunisasi  pentabio  menyebabkan  badan  anak  panas  setelah diberikan, sehingga menyebabkan ibu merasa cemas, tegang, dan khawatir. Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi pentabio dengan kecemasan  ibu  terhadap  efek  pemberian  imunisasi  di  Poliklinik  Anak  RSUD Kartini Karanganyar. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu dengan balita yang melakukan imunisasi pentabio  di Poliklnik Anak RSUD Kartini Karanganyar. Sampel sebanyak 32 responden dengan teknik sampling menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 21 responden (65,6%) ibu memiliki pengetahuan cukup tentang imunisasi pentabio dan sebanyak 15 responden (46,9%) memiliki kecemasan sedang ibu tentang efek imunisasi pentabio. Hasil uji rank spearman didapatkan nilai signifikansi  sebesar  0,000 < 0,05  yang berarti ada hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi pentabio dengan kecemasan ibu terhadap efek pemberian imunisasi pentabio dengan dan nilai korelasi hubungan sebesar 0,601 yang berarti hubungan pengetahuan dan kecemasan memiliki korelasi yang kuat. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat mengembangkan intervensi untuk meningkatkan pengetahuan serta intervensi untuk mengatasi masalah kecemasan dalam pemberian imunisasi.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN PRE MENSTRUAL SINDROM PADA WANITA YANG BERKERJA DI PT.DONGGI SENORO KILANG GAS SULAWESI TENGAH Delvitasari S Dola
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 02 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/a90bsa52

Abstract

Latar Belakang : Pre Menstrual Sindrom (PMS) merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh wanita dan merupakan masalah gangguan menstruasi dapat mempengaruhi kecemasan serta dapat  memberikan  pengaruh  negatif  pada  aktivitas  sehari-hari. Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari dalam rahim yang terjadi karena luruhnya dinding rahim bagian dalam yang mengandung banyak pembuluh darah dan sel telur yang tidak di buahi (Nuraini, 2018). Wanita usia  Produktif merupakan wanita yang berusia antara 15-49 tahun merupakan salah satu populasi yang cukup berisiko mengalami stres secara psikologis atau kecemasan terutama yang baru memasuki tahun pertama (Akbar & Hidayani, 2021). Tujuan: Tujuan umum dari peneliti adalah untuk Mengetahui adanya hubungan Aktivitas fisik dan tingkat kecemasan dengan Pre Menstrual sindrom pada Wanita yang berkerja di PT.Donggi Senoro  Kilang Gas Sulawesi Tengah. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan rancangan Cross-sectional. Populasi pada penelitian ini Wanita yang berkerja di PT.Donggi Senoro Kilang Gas Sulawesi Tengah berjumlah 81 Responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampel. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner sPAF (The Shortened Premenstrual Assesment Form), kuesioner SAS/SRAS (Zung Self-Rating Anxiety Scale) dan Kuesioner IPAQ (International Physical Activity Questionnaire) dengan menggunakan analisis Kendall-Tau. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMS dalam kategori sedang dengan jumlah 71 responden (87,7%), Tingkat Kecemasan dalam kategori ringan dengan jumlah 33 responden (40,7%) dan Aktivitas fisik dalam kategori rendah dengan jumlah 58 responden (71,6%) terdapat Hubungan signifikan Aktivitas Fisik Dan Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Pre Menstrual Sindrom dengan Nilai koefisien korelasi hubungan sebesar 0,017 dan 0,002 (sig. < 0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan Aktivitas Fisik Dan Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Pre Menstrual Sindrom Pada Wanita Yang Berkerja Di Pt.Donggi Senoro Kilang Gas Sulawesi Tengah
PENGARUH EDUKASI DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP KEMAMPUAN ANAK PRA SEKOLAH DALAM MELAKUKAN PERSONAL HYGIENE Laila Nurhidayah
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 02 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/mb4sk764

Abstract

Tujuan umum dalam penelitian ini adalah mengetahui pengaruh edukasi tentang personal hygine dengan audiovisual terhadap kemampuan anak dalam melakukan personal hygine pada anak di TK Mawar Blumbang Krajan Karanggede. Rancangan penelitian yang dilakukan pada penelitian yaitu pra-eksperimental dengan one-group pretest-posttest design. Rancangan penelitian ini untuk mengidentifikasi adanya pengaruh pendidikan kesehatan personal hygiene dengan media audiovisual terhadap kemampuan anak pra sekolah dalam melakukan personal hygiene di TK Mawar Blumbang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ; kategori responden pre-test dilakukan pendidikan kesehatan tentang personal hygiene yang memiliki tingkat kemampuan cukup sebanyak 16 orang (66,7%) dan yang memiliki tingkat kemampuan kurang sebanyak 8 orang (33,33%), kategori responden sesudah dilakukan pendidikan kesehatan tentang personal hygiene yang memiliki tingkat kemampuan baik sebanyak 15 orang (62,5%) dan yang memilki tingkat kemampuan cukup sebanyak 9 orang (37,5%), berdasarkan hasil perhitungan uji statistik Marginal Homogeneity Test untuk kemampuan responden didapatkan nilai p=0,000 dengan α=0,005. Maka Ha diterima yang menyatakan bahwa ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan tentang dengan media audiovisual terhadap kemampuan anak prasekolah dalam melakukan personal hygiene di TK Mawar Blumbang Tahun 2019.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA SISWA KELAS V SD NEGERI  BATURAN COLOMADU KARANGANYAR Fita Permatasari
Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan Vol. 1 No. 02 (2024): JPKK: Jurnal Pembangunan dan Kemandirian Kesehatan
Publisher : CV. Melek Literasi Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66340/b5kped33

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat cenderung diabaikan oleh para anak-anak terutama pada anak dengan usia yang masih dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Hal ini dimungkinkan karena masih rendahnya pengetahuan para anak tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan siswa dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di SD Negeri Baturan Colomadu. Desain penelitian ini adalah analitik deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional, dengan jumlah populasi 23 siswa usia 10-11 tahun dan semua dijadikan sampel penelitian. Uji hipotesis menggunakan chi square. Hasil uji statistik didapatkan nilai p=0.000 (p<0.05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang perilaku hidup bersih dan sehat dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Kesimpulan penilitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Page 1 of 4 | Total Record : 33