Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi abad ke-21 yang perlu dikembangkan dalam proses pendidikan, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Model pembelajaran inkuiri hadir sebagai alternatif pendekatan yang mendorong peserta didik untuk aktif menemukan pengetahuan melalui proses investigasi yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi model inkuiri dalam pembelajaran PAI serta menganalisis kontribusinya terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model inkuiri diterapkan melalui tiga fase utama, yakni orientasi masalah yang dilakukan dengan pemberian pertanyaan pemantik, pengumpulan data secara berkelompok menggunakan berbagai sumber belajar, serta pengolahan dan verifikasi data melalui presentasi kelompok. Penerapan model ini terbukti mampu membangun pemahaman konseptual peserta didik secara aktif, mendorong kemampuan analisis dan sintesis, serta menumbuhkan kemandirian berpikir sebagai fondasi dari keterampilan berpikir kritis.
Copyrights © 2026