Pembelajaran Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman dan keterampilan ibadah peserta didik. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan kendala dalam penyampaian materi yang bersifat praktik, terutama bagi peserta didik dengan hambatan pendengaran yang cenderung lebih mengandalkan kemampuan visual dalam menerima informasi. Penggunaan metode pembelajaran yang kurang tepat dapat menyebabkan peserta didik hanya menirukan gerakan tanpa memahami makna yang terkandung di dalamnya. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang mampu menyajikan materi secara konkret dan mudah dipahami, salah satunya melalui metode demonstrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi memiliki peran yang penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, yaitu sebagai sarana penyampaian materi yang konkret, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta sebagai media komunikasi visual yang efektif. Namun, metode demonstrasi tidak dapat digunakan secara tunggal dan perlu dikombinasikan dengan metode lain serta didukung oleh penggunaan media visual agar pembelajaran menjadi lebih optimal. Dengan demikian, metode demonstrasi dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi praktik dalam Pendidikan Agama Islam.
Copyrights © 2026