Pengoperasian kapal tanker, khususnya kapal tanker kimia, memiliki kompleksitas tinggi terutama dalam hal penanganan muatan dan pembersihan tangki. Kontaminasi muatan akibat residu pembersihan tangki yang tidak optimal dapat menyebabkan penundaan pemuatan, kerugian finansial, dan membahayakan keselamatan. Secara teknis, integritas ruang muat merupakan faktor determinan dalam mempertahankan spesifikasi kargo sesuai dengan Bill of Lading. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembersihan tangki muatan guna mencegah kontaminasi muatan di kapal MT ARAHAN. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pembersihan tangki muatan, terutama untuk muatan sensitif seperti methanol, sangat bergantung pada tiga faktor utama: ketepatan prosedur wallwash test (chloride, hydrocarbon, permanganate test), kesiapan peralatan butterworth machine, serta pengawasan ketat oleh perwira. Kepatuhan terhadap prosedur pembersihan tidak hanya menjamin kualitas muatan, tetapi juga merupakan bentuk pemenuhan regulasi MARPOL 73/78 Annex II mengenai kategori zat cair beracun.
Copyrights © 2026