Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pola asuh yang diterapkan oleh orang tua dan dampaknya terhadap perkembangan kognitif anak kelompok A di TK IT Babul Mujahidin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi orang tua, guru kelas, dan kepala sekolah TK IT Babul Mujahidin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang tua menerapkan pola asuh demokratis, yang ditandai dengan komunikasi dua arah, adanya aturan yang disertai penjelasan, serta pendampingan aktif dalam proses belajar anak di rumah. Sebagian kecil orang tua menggunakan pola asuh permisif, yang memberikan kebebasan penuh kepada anak tanpa pengawasan dan batasan yang jelas. Dampak dari penerapan pola asuh tersebut sangat berpengaruh terhadap perkembangan kognitif anak. Anak-anak yang diasuh secara demokratis menunjukkan perkembangan kognitif yang lebih baik, seperti mampu mengenal huruf, angka, bentuk, dan warna dengan cepat, serta lebih fokus, percaya diri, dan aktif dalam kegiatan belajar. Sementara itu, anak-anak dengan pola asuh permisif cenderung kurang fokus, mudah bosan, dan menunjukkan perkembangan kognitif yang lambat karena kurangnya struktur dan stimulasi dari orang tua. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran orang tua dalam membentuk perkembangan kognitif anak usia dini. Penerapan pola asuh yang tepat, khususnya pola asuh demokratis, sangat dianjurkan untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Copyrights © 2026