Penyakit DBD ialah sebuah penyakit yang biasanya terjadi di Indonesia, terus menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama bagi kaum muda. Salah satu manifestasi klinis yang sering terjadi adalah perdarahan, yang kerap dikaitkan dengan penurunan jumlah trombosit. Namun, tidak semua pasien dengan trombosit rendah mengalami perdarahan. Tujuannya studi ini guna melihat hubungannya antara jumlah trombosit dengan manifestasi klinis perdarahan pada pasien anak DBD di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Temuan studi bahwa kasus DBD pada anak paling sering mengalami trombositopenia sedang 50.000-100.000/mm3 besarannya (42,6%) manifestasi klinis perdarahan yang paling sering terjadi yakni petekie dan epitaksis (69,3%). Melihat analisis data memakai uji chi- square memperlihatkan nilai p= 0,605 (p 0,05), ini bisa dikatakan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah trombosit dengan manifestasi klinis perdarahan pada pasien anak DBD di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Kesimpulannya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah trombosit dengan manifestasi klinis perdarahan pada pasien anak DBD di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek.
Copyrights © 2026