Jurnal Medika Malahayati
Vol 10, No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1

Laporan Kasus Kista Ovarium Dextra Pada Wanita Usia 44 Tahun: Pendekatan Diagnostik Dan Penatalaksanaan

Carissa Najma Salim (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Wanda Febi Sabila (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Shifa Azahra (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Riski Puspita Sari (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Mega Mega (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Rezki Yulia Putri Andini (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Tsakiyah Sharadeva Haliza (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Tazkiyah Shara Diva Haliza (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)
Bambang Kurniawan (Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati)



Article Info

Publish Date
09 Apr 2026

Abstract

Kista ovarium merupakan salah satu kelainan ginekologi yang sering ditemukan pada wanita usia reproduktif hingga perimenopause. Sebagian besar kista ovarium bersifat jinak, namun dapat menimbulkan gejala klinis yang signifikan apabila berukuran besar atau berlangsung dalam waktu lama. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan manifestasi klinis, proses diagnostik, serta penatalaksanaan kista ovarium dextra pada seorang wanita berusia 44 tahun. Pasien datang dengan keluhan nyeri perut bagian bawah disertai benjolan di perut yang dirasakan sejak satu tahun terakhir, serta rasa begah dan gangguan siklus menstruasi. Pemeriksaan fisik menunjukkan teraba massa pada abdomen bawah dengan nyeri tekan. Pemeriksaan ultrasonografi pelvis menemukan massa kistik pada ovarium kanan berukuran sekitar 9 × 7 cm. Berdasarkan temuan klinis dan pemeriksaan penunjang, pasien didiagnosis dengan kista ovarium dextra dan direncanakan untuk tindakan operatif. Pasien menjalani laparotomi dengan salpingo-ooforektomi dextra disertai metode operasi wanita. Hasil pemeriksaan histopatologi menunjukkan kista ovarium jinak tanpa tanda keganasan. Laporan kasus ini menegaskan pentingnya deteksi dini dan evaluasi menyeluruh terhadap massa ovarium, khususnya pada wanita usia perimenopause, guna mencegah komplikasi dan memastikan penatalaksanaan yang tepat sesuai pedoman klinis.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Medika Malahayati (JMM) merupakan jurnal peer-review, multidisiplin dan ilmiah yang menerbitkan artikel ilmiah yang relevan dengan masalah kesehatan nasional, bidang Kedokteran Dasar; Kedokteran Klinis; Kedokteran Molekuler; Kedokteran Forensik; Kesehatan Psikologi; Pendidikan Kedokteran; ...