Korupsi merupakan masalah serius yang tidak hanya mengancam keberlangsungan bangsa, tetapi juga melemahkan pembentukan karakter generasi muda, khususnya calon pemimpin. Praktik korupsi yang masih meluas di Indonesia mendorong munculnya budaya permisif terhadap penyimpangan nilai, sehingga berdampak pada penurunan moral, tanggung jawab, dan kepedulian sosial mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan resmi. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis konten untuk mengidentifikasi hubungan antara budaya korupsi dan degradasi moral mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korupsi tidak hanya merusak sistem pemerintahan, tetapi juga membentuk pola pikir pragmatis, seperti toleransi terhadap kecurangan akademik dan rendahnya integritas. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pendidikan karakter dan internalisasi nilai anti-korupsi secara konsisten di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026