Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Pelayanan Administrasi Kependudukan Takziah Membawa Akta Kematian (TAMAT) di Kabupaten Sukoharjo dalam meningkatkan kepemilikan akta kematian dan pemutakhiran data kependudukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi serta Survei Kepuasan Masyarakat (SKM). Informan penelitian terdiri dari aparatur Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukoharjo, petugas registrasi desa/kelurahan, serta masyarakat penerima layanan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program TAMAT dinilai efektif berdasarkan tiga dimensi efektivitas organisasi menurut Duncan, yaitu pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi. Terjadi peningkatan signifikan jumlah penerbitan akta kematian setelah implementasi program. Koordinasi antar instansi berjalan baik, serta program mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat melalui pelayanan proaktif berbasis teknologi. Namun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia dan gangguan jaringan di beberapa wilayah. Secara keseluruhan, Program TAMAT memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan tertib administrasi kependudukan. Kata kunci: Efektivitas, Inovasi Pelayanan, Pelayanan Publik, TAMAT Kabupaten Sukoharjo
Copyrights © 2026