Cookies merupakan pangan populer yang dapat dikembangkan menjadi pangan fungsional berbasis bahan lokal. Genjer (Limnocharis flava) kaya serat, zat besi, dan antioksidan, sementara kelapa (Cocos nucifera) mengandung lemak sehat dan memberi cita rasa khas. Pemanfaatan kedua bahan ini diharapkan meningkatkan nilai gizi dan daya tarik cookies. Penelitian ini bertujuan menilai sifat organoleptik dan kandungan gizinya.Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu kontrol dan tiga perlakuan, dengan 2 kali pengulangan. Uji organoleptik meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur, dinilai oleh 25 panelis agak terlatih menggunakan skala hedonik 1–5. Analisis gizi meliputi kadar karbohidrat, protein, lemak, serat, dan zat besi. Hasil menunjukkan kombinasi tepung genjer dan kelapa berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap seluruh parameter organoleptik. Formulasi terbaik adalah 20% genjer dan 15% kelapa dengan tingkat kesukaan tertinggi. Kandungan gizinya meliputi karbohidrat 41,65%, protein 2,34%, lemak 0,35%, serat 10,75%, dan zat besi 0,63 ppm/100 g. Kombinasi ini menghasilkan cookies yang bergizi dan disukai panelis.
Copyrights © 2026