Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa agar mampu menghadapi tantangan akademik maupun kehidupan sehari-hari. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika, yang dipengaruhi oleh faktor kognitif maupun non-kognitif, salah satunya adalah resiliensi matematis. Resiliensi matematis merupakan sikap positif murid yang mendorong murid untuk tetap bertahan menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh resiliensi matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis pada siswa tingkat SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Sampel dalam penelitian ini terdiri atas 69 siswa dari kelas X-1 dan X-6 di SMA Negeri 2 Demak. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan pemecahan masalah matematis serta angket untuk mengukur resiliensi matematis siswa. Teknik analisis data yang diterapkan adalah regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif antara resiliensi matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, dengan kontribusi sebesar 86,5% serta diperoleh persamaan regresi Y=2,768+0,910X.
Copyrights © 2026