Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran mahasiswa Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mendukung pengelolaan emosi anak tunarungu selama latihan artikulasi di YPAC Sosial Nirlaba SLB Palembang. Penelitian dilakukan melalui metode observasi lapangan selama program magang dari Oktober hingga Desember 2025. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru kelas, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran artikulasi menggunakan media visual abjad dan fonem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa BK berperan signifikan dalam memberikan dukungan emosional yang empatik, mengurangi perasaan frustrasi, malu, dan kecemasan pada anak tunarungu selama latihan artikulasi. Penggunaan media visual, dipadukan dengan penguatan positif yang konsisten, terbukti meningkatkan rasa percaya diri, motivasi, dan partisipasi aktif anak dalam latihan bicara. Kolaborasi antara mahasiswa BK dan guru juga turut menciptakan lingkungan belajar yang aman secara psikologis dan suportif. Studi ini menyimpulkan bahwa pendampingan emosional oleh mahasiswa BK merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan terapi artikulasi dan perkembangan emosional anak tunarungu di lingkungan pendidikan luar biasa.
Copyrights © 2026