Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi keefektifan kegiatan melukis sebagai intervensi untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada siswa tunadaksa di SLB-D YPAC Social Nirlaba Palembang. Penelitian dilaksanakan melalui observasi lapangan dan penelitian tindakan selama program magang dari 14 Oktober hingga 16 Desember 2025. Metode yang digunakan meliputi sesi melukis terstruktur dua kali seminggu, dengan alat yang dimodifikasi seperti kuas berpengangan tebal dan cat jari, dikombinasikan dengan asesmen observasional, dokumentasi karya siswa, catatan harian, dan wawancara guru. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan motorik halus siswa, khususnya pada kekuatan menggenggam, koordinasi mata-tangan, dan fokus mengerjakan tugas. Kegiatan melukis memberikan latihan berulang, menyenangkan, dan kaya stimulasi sensorik yang meningkatkan kontrol otot dan motivasi psikologis. Studi ini menyimpulkan bahwa melukis merupakan media terapi yang efektif dan adaptif untuk pengembangan motorik halus anak tunadaksa, serta merekomendasikan integrasinya ke dalam kurikulum pendidikan khusus.
Copyrights © 2026