Dari hasil observasi yang dilakukan di SMPN 8 Mataram, khususnya pada siswa kelas VIII, ditemukan bahwa banyak siswa yang menunjukkan gejala penyesuaian diri rendah. Gejala ini cenderung ke siswa yang sulit menerima diri sendiri, mudah cemas, stres atau frustasi, kesulitan menjalin hubungan sosial, kurang mampu mengendalikan emosi dan merasa tidak berdaya dalam menghadapi situasi sosial maupun akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik cognitive restructuring terhadap penyesuaian diri pada siswa kelas VIII di SMPN 8 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pre-test and post-test. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket dan observasi sebagai metode pokok, wawancara serta dokumentasi digunakan sebagai metode pelengkap. Analisis data menggunakan uji-t, dan hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 17,91 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,262 pada taraf signifikasi 5%. Dengan demikian Ho ditolak dan Ha diterima, dengan dapat kita simpulkan bahwa ada Pengaruh Teknik cognitive restructuring Terhadap Penyesuaian Diri Pada Siswa Kelas VIII di SMPN 8 Mataram. Hasil penelitian ini dinyatakan ”Signifikan”.
Copyrights © 2026