Ozonisasi merupakan metode pemurnian air yang ramah lingkungan dan efektif dalam menghilangkan kontaminan air. Pada penelitian ini, produksi gas ozon dilakukan dengan memanfaatkan prinsip Dielectric Barrier Discharge (DBD) pada susunan elektroda koaksial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh panjang plat grounding dan laju alir udara pada susunan elektroda koaksial terhadap efektivitas produksi gas ozon. Pengujian dilakukan secara eksperimental menggunakan sumber tegangan tinggi AC sebesar 15 kV dengan variasi panjang plat grounding 10 cm, 20 cm, dan 30 cm, serta variasi laju alir udara 2 m/s, 3 m/s, dan 5 m/s. Selain itu, simulasi distribusi medan listrik dilakukan menggunakan FEMM 4.2 untuk menganalisis tingkat keseragaman medan listrik pada masing-masing variasi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pelat grounding dengan panjang 30 cm menghasilkan tingkat keseragaman medan listrik paling tinggi. Hasil pengujian eksperimental menunjukkan bahwa penggunaan pelat grounding dengan dimensi lebih panjang dan penggunaan laju alir udara yang lebih kecil dapat meningkatkan produksi gas ozon. Kata Kunci: Produksi Gas Ozon, Elektroda Koaksial, Panjang Pelat Grounding, Laju Alir Udara.
Copyrights © 2026