Jurnal Mahasiswa TEUB
Vol. 14 No. 2 (2026)

Analisis Jenis dan Lokasi Gangguan Sistem Transmisi 150 kV Menggunakan DFR dan TWS di ULTG Aurduri, Jambi




Article Info

Publish Date
10 Apr 2026

Abstract

Gangguan pada saluran transmisi tegangan tinggi dapat memengaruhi  keandalan sistem tenaga listrik, sehingga diperlukan metode yang cepat dan akurat dalam mengidentifikasi jenis serta lokasi gangguan. Penelitian  ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik gangguan dan menentukan  lokasi gangguan pada saluran transmisi 150 kV GI Aurduri – GI Muara Tebo  menggunakan data Digital Fault Recorder (DFR) dan Traveling Wave  System (TWS). Identifikasi jenis gangguan dilakukan dengan metode fault  signature berdasarkan rekaman DFR periode Januari–Agustus 2025. Estimasi lokasi gangguan dihitung secara manual menggunakan metode  berbasis impedansi dan dibandingkan dengan hasil rekaman TWS serta  hasil inspeksi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10  kejadian gangguan, 8 gangguan disebabkan oleh petir, 1 oleh pohon, dan 1 oleh isolator kotor. Perbandingan hasil perhitungan manual dan data TWS  menunjukkan selisih lokasi sekitar ±0,5 km dengan rentang 0,07–0,5 km.  Analisis error menunjukkan bahwa metode DFR memiliki error maksimum  sebesar 9,726% dengan rata-rata 6,785%, sedangkan metode TWS memiliki  error maksimum 5,798% dengan rata-rata 2,954%. Kedua metode masih berada dalam batas toleransi sistem transmisi dan mampu memberikan  estimasi lokasi gangguan secara andal untuk mendukung proses  pemeliharaan dan pemulihan sistem. Kata Kunci— Lokasi Gangguan, Saluran Transmisi 150 kV, Digital Fault  Recorder (DFR), Traveling Wave System (TWS), Karakteristik Gangguan

Copyrights © 2026