Kerajaan Allah adalah berita utama dan berotoritas dalam kehidupan umat Allah, sebab melaluinya umat Allah dapat mengalami karya Allah yang besar. Di bawah otoritas itulah gereja mesti bergantung untuk menyatakan kehendak Allah yang dianugerahkan kepadanya. Penelitian ini bertujuan menyelidiki tentang Kerajaan Allah dalam Perjanjian Baru sebagai basis otoritas gereja guna mencegah potensi penyalahgunaan wewenang dalam gereja. Penelitian ini menggunakan metode riset literatur dengan rujukan pada buku dan artikel jurnal online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kerajaan Allah memiliki kuasa dan otoritas mutlak sebab Allah sendiri memerintah dan berkarya atasnya. Perjanjian Baru menunjukkan tentang otoritas Kerajaan Allah yang atasnya Tuhan Yesus Kristus memerintah dan melakukan karya-karya ajaib. Di bawah kuasa Kerajaan Allah itulah otoritas gereja memperoleh pijakan dan berkarya sesuai dengan maksud dan tujuannya di hadapan Allah, sebab gereja dipanggil untuk memberitakan dan mengimplementasikan kuasa Kerajaan Allah di tengah dunia.
Copyrights © 2026