Jurnal Bebasan
Vol 1 No 2 (2014)

DEKONSTRUKSI BUDAYA DALAM CERPEN KARTINI KARYA PUTU WIJAYA

Adek Dwi Oktaviantina (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Dec 2014

Abstract

Cerpen Kartini merupakan salah satu cerpen yang terdapat pada kumpulan cerpen Klop karya Putu Wijaya. Latar belakang penelitian ini adalah fenomena budaya patriarki yang mendominasi budaya di masyarakat telah membuat budaya kesetaraan gender tersingkir. Dalam cerpen ini, terdapat pandangan awal bahwa budaya patriarki merupakan budaya yang wajar terjadi di masyarakat. Dalam cerpen ini, budaya patriarki didekonstruksi oleh pandangan tokoh wanita yang membongkar makna melalui tokoh yang dihadirkan. Kartini dianggap sebagai tokoh pejuang wanita yang memperjuangkan kesetaraan gender. Perjuangan Kartini sebagai sosok wanita yang menginspirasi wanita masa kini bukanlah sebuah konsep. Wanita mewarisi kemerdekaan dan kebebasan untuk beraktualisasi diri. Pandangan ini belum banyak dipahami oleh sebagian besar masyarakat yang belum mampu memaknai perjuangan Kartini. Teori yang dipakai adalah Dekonstruksi Jacques Derrida. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dekonstruksi budaya terdapat dalam cerpen Kartini dilakukan melalui pembalikan oposisi biner melalui titik aporia yang terdapat dalam dialog dan ulasan tentang tokoh-tokoh dalam cerpen Kartini.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

home

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Bébasan (2721-4362 and 2406-7466) is a linguistic and literary scientific journal managed by Kantor Bahasa Provinsi Banten and Perkumpulan pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJB-SIP). This journal is a cross-disciplinary publication for researchers from ...